INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang mengikuti Sosialisasi Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, beserta jajaran sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi situasi krisis serta memperkuat komunikasi publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan kolaboratif.
Sosialisasi menghadirkan Juru Bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, sebagai narasumber dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia.
Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan pentingnya penerapan Manajemen Komunikasi Krisis sesuai Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-57.OT.02.01 Tahun 2025 sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai potensi krisis di lingkungan Pemasyarakatan.
Materi yang disampaikan menekankan bahwa setiap satuan kerja harus mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan.
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai tahapan penanganan komunikasi krisis, mulai dari identifikasi potensi krisis, koordinasi internal, penyusunan pesan utama, hingga penyampaian informasi kepada publik sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain itu, narasumber menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pimpinan, humas, dan seluruh jajaran dalam menjaga citra positif organisasi melalui komunikasi yang efektif dan terukur.
Seluruh peserta juga didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dinamika informasi di era digital, termasuk mengantisipasi penyebaran hoaks serta informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Palembang menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan kolaboratif. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan pemahaman bagi seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, serta diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan jajaran Rutan Kelas I Palembang dalam merespons berbagai situasi secara cepat, tepat, dan profesional demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin pasti dan berintegritas.






















