INDODAILY.CO, OKI – Peresmian gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi momentum penguatan komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Momen tersebut juga menegaskan sinergi antara Kejaksaan, Pemerintah Kabupaten OKI, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam upaya penyelamatan aset daerah.
Peresmian gedung dilakukan dalam rangka kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana SH MH, yang turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten OKI sebagai bentuk penguatan kepastian hukum atas aset daerah.
Dalam sambutannya, Kajati Sumatera Selatan menegaskan bahwa kehadiran gedung baru tidak hanya menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, tetapi juga harus menjadi simbol peningkatan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang berintegritas.
“Jangan sampai kantornya megah tetapi kinerjanya justru menurun. Gedung baru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Yang membanggakan bukan bangunannya, tetapi kinerja orang-orang di dalamnya,” tegas Ketut, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, Kejaksaan kini tidak hanya berperan sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan, mencegah persoalan hukum sejak dini, serta menyelamatkan aset negara dan daerah agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Kalau ada aset pemerintah yang bermasalah, jangan dibiarkan berlarut-larut. Segera koordinasikan dengan bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Tugas kita bukan hanya menindak, tetapi juga menyelamatkan aset negara agar kembali memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kolaborasi tersebut, Kajati Sumatera Selatan bersama Kepala Kejari OKI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten OKI menyerahkan secara simbolis 10 sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten OKI kepada Bupati H. Muchendi Mahzareki.
Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan lima sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat. Kantor Pertanahan Kabupaten OKI juga memberikan piagam penghargaan kepada Kejari OKI atas peran aktifnya dalam pendampingan Program Strategis Nasional di bidang pertanahan.
Sebagai bentuk apresiasi timbal balik, Pemerintah Kabupaten OKI memberikan penghargaan kepada Kejari OKI atas dukungannya dalam penyelesaian berbagai persoalan pertanahan, termasuk keberhasilan mendampingi penertiban aset kendaraan dinas milik pemerintah daerah.
Bupati H. Muchendi Mahzareki mengatakan, pendampingan Kejaksaan telah memberikan dampak nyata terhadap percepatan inventarisasi, pengamanan, dan sertifikasi aset milik pemerintah daerah.
“Sejak awal kami menjabat, pengamanan aset menjadi salah satu prioritas. Berkat komunikasi dan pendampingan Kejaksaan, berbagai aset pemerintah berhasil diinventarisasi, disertifikasi, hingga dikembalikan kepada pemerintah daerah. Sinergi ini akan terus kami perkuat agar seluruh aset memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Muchendi.
Sementara itu, Kepala Kejari OKI I Gede Widhartama SH MH menegaskan, bahwa gedung baru menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.
“Fasilitas yang lebih baik harus diikuti peningkatan kapasitas aparatur. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, penegakan hukum yang berintegritas, serta pendampingan kepada pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan penyelamatan aset negara,” kata I Gede.
Ia menambahkan, Kejari OKI terus meningkatkan kinerja di bidang pidana umum, pidana khusus, intelijen, serta perdata dan tata usaha negara. Pendampingan terhadap pemerintah daerah juga membuahkan hasil melalui penertiban ratusan kendaraan dinas dan percepatan sertifikasi aset pemerintah.






















