INDODAILY.CO, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus mendorong generasi muda, khususnya generasi Z, agar siap bersaing di pasar kerja global. Salah satunya melalui program pelatihan kerja yang membuka peluang magang hingga ke Jepang.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki menegaskan, bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja muda yang kompeten dan berdaya saing internasional. Ia menilai, kesempatan magang ke luar negeri harus diimbangi dengan keterampilan yang memadai.
“Program ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi bagian dari upaya membekali generasi muda agar mampu menembus peluang kerja global, termasuk magang ke Jepang. Ini kesempatan besar yang harus dipersiapkan dengan serius,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, di tengah persaingan global yang semakin ketat, kemauan saja tidak cukup tanpa didukung kemampuan yang nyata. Karena itu, peserta diminta fokus meningkatkan kompetensi selama mengikuti pelatihan.
Pelatihan yang digelar mencakup dua bidang utama, yakni otomotif dan bahasa Jepang. Kombinasi ini dinilai relevan dengan kebutuhan pasar kerja internasional, khususnya Jepang yang membutuhkan tenaga kerja terampil dari Indonesia.
Program tersebut dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten OKI selama 23 hari, mulai 16 hingga 23 Mei 2026, dengan total 32 peserta. Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan otomotif, sementara 16 lainnya mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebagai bekal komunikasi saat magang di luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, Antonio Romadhon mengatakan, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.
“Kami ingin generasi muda OKI tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang magang dan kerja ke luar negeri. Jepang menjadi salah satu tujuan yang potensial,” jelasnya.
Selain peningkatan keterampilan teknis (hard skill), pelatihan ini juga diarahkan untuk membentuk mental kerja, kedisiplinan, serta memperluas wawasan global peserta.
Pemerintah Kabupaten OKI berharap, melalui program ini, generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu berkembang, mandiri, dan membawa pengalaman internasional untuk kemajuan daerah.






















