INDODAILY.CO, PALEMBANG — Usai melakukan Ikrar Serentak Anti Halinar dan Pemperkuat komitmen pemberantasan Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar), kolaborasi TNI-Polri dan Kanwil Ditjenpas Sumsel melakukan razia senyap di blok E Rutan Kelas I Palembang, pada Sabtu (18/04/2026) malam.
Kabid Watpampatnal Kanwil Ditjenpas Sumsel, Effendi turun bersama Karutan Muhammad Rolan, didampingi Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal Pangihutan Manalu serta unsur TNI sebagai bagian dari “clean sweep” memberantas barang terlarang di dalam Rutan Kelas I Palembang.
Razia diawali dengan apel gabungan pada pukul 19.30 WIB. Setelah briefing singkat, petugas langsung bergerak cepat menyisir blok hunian warga binaan, guna menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Target pertama adalah kamar E-4 yang dihuni 58 warga binaan. Satu per satu penghuni diperiksa secara detail, mulai dari penggeledahan badan hingga diarahkan keluar menuju lapangan untuk sterilisasi area.

Setelah itu, tim menyasar kamar E-10 dengan jumlah penghuni yang sama. Prosedur serupa dilakukan dengan pengawasan ketat, memastikan tidak ada celah bagi barang terlarang lolos dari pemeriksaan.
Petugas kemudian melakukan penyisiran menyeluruh di dalam kamar. Setiap sudut diperiksa, termasuk barang-barang pribadi para penghuni.
Proses ini berlangsung cepat namun tetap teliti hingga razia berakhir sekitar pukul 20.30 WIB.
Dari hasil operasi, petugas menemukan sejumlah barang seperti sikat gigi, alat cukur dan korek api.
Selain itu, ada juga lem cair, tali pendek, ikat pinggang, serta beberapa paku yang diamankan sebagai barang berpotensi disalahgunakan.
Selama proses berlangsung, para warga binaan dikumpulkan di lapangan dalam posisi berjongkok.
Mereka kemudian mendapat pembinaan langsung dari Kabid Watpampatnal Kanwil Ditjenpas Sumsel, Effendi yang menekankan pentingnya perubahan sikap dan perilaku.
“Perbaiki diri. Jangan sampai mengulang kesalahan yang sama, jadikan ini yang terakhir,” tegas Kabid Watpampatnal Kanwil Ditjenpas Sumsel, Effendi di hadapan para warga binaan.
Effendi menyebut, pihaknya memastikan bahwa razia kali ini tidak menemukan narkoba maupun handphone. Bahkan, lima warga binaan yang dipilih secara acak juga telah menjalani tes urine dengan hasil negatif.
“Ini bukti komitmen kami membersihkan rutan dari narkoba dan alat komunikasi ilegal,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kepala Rutan Muhammad Rolan menegaskan bahwa razia ini memiliki dua tujuan utama, yakni memastikan rutan steril dari barang terlarang serta memperkuat kolaborasi lintas instansi.
“Ini bentuk komitmen kami. Sinergi dengan Polri dan TNI akan terus diperkuat,” ungkapnya.
Sementara Itu, Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Faisal Pangihutan Manalu menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pihak rutan, dan TNI dalam perang melawan narkoba.
“Kami terus berkoordinasi. Ini bagian dari langkah bersama memberantas narkoba,” tandasnya.






















