INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO PAS, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang menerima kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan pengarahan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruza. Sabtu (12/06).
Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang.
Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil didampingi oleh Kepala Bidang Keamanan dan Kepatuhan Internal, Effendi.
Kunjungan ini merupakan salah satu kegiatan monitoring dan pengarahan awal yang dilaksanakan oleh Yulius Sahruza sejak menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan.
Selain sebagai sarana silaturahmi dan perkenalan dengan jajaran pegawai, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan arah kebijakan serta penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Kakanwil beserta rombongan. Desi Andriyani berharap kegiatan monitoring dan pengarahan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, memperkuat sinergi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan.
Dalam arahannya, Kakanwil memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pegawai. Beliau menekankan pentingnya memahami dan melaksanakan program kerja yang merupakan turunan dari Asta Cita pemerintah sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kakanwil juga mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa waspada terhadap potensi peredaran narkoba serta berbagai bentuk transaksi keuangan yang dapat dilacak dan berpotensi menimbulkan pelanggaran. Menurutnya, pengawasan yang ketat dan integritas petugas menjadi kunci dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Selain itu, beliau menyampaikan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi gangguan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, seluruh petugas harus mampu memahami kondisi lingkungan kerja masing-masing sehingga dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga dan mempererat silaturahmi, baik antarpegawai maupun dengan para pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa hubungan yang baik dan komunikasi yang harmonis akan menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut, Kakanwil menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi kelompok rentan serta penguatan integrasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Terkait pembangunan zona integritas, beliau mengingatkan agar satuan kerja tidak menetapkan target yang terlalu tinggi tanpa perencanaan yang matang, khususnya dalam upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Mengakhiri arahannya, Kakanwil kembali mengingatkan seluruh pegawai untuk terus menjaga silaturahmi, meningkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas, serta menjaga kekompakan dan profesionalisme demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju, humanis, dan berintegritas.
Kegiatan monitoring dan pengarahan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Seluruh pegawai mengikuti kegiatan dengan seksama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.






















