INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lahan produktif di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang terus dikembangkan untuk mendukung program kemandirian pangan. Melalui perawatan rutin dan pengelolaan yang berkelanjutan, sebanyak 23 ikat kangkung hidroponik berhasil dipanen, Selasa (1/9).
Panen tersebut menjadi salah satu hasil dari kegiatan monitoring dan perawatan kebun yang dilakukan jajaran Seksi Kegiatan Kerja.
Sejumlah tanaman dirawat secara intensif, mulai dari penyiraman, pencabutan gulma, hingga pemangkasan bagian tanaman yang sudah tidak produktif.
Perawatan juga dilakukan pada tanaman mentimun dengan memasang tali perambatan agar pertumbuhannya lebih terarah.
Sementara kebutuhan nutrisi tanaman dipenuhi melalui pemberian pupuk dan nutrisi secara rutin setiap pekan.
Tak hanya merawat tanaman yang sudah tumbuh, jajaran Seksi Kegiatan Kerja juga mulai menyiapkan media tanam baru menggunakan polybag. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas dan menambah jenis tanaman yang dikelola di area kebun.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Yocke Mella Hijriyah, mengatakan perawatan secara rutin menjadi kunci untuk menjaga produktivitas kebun.
“Perawatan dilakukan secara rutin dan terarah, mulai dari penyiraman, pemupukan hingga pemantauan perkembangan tanaman. Kami berharap pengelolaan kebun ini terus berjalan secara produktif dan mampu memberikan hasil panen yang optimal,” ujar Yocke.
Senada, Kepala Subseksi Sarana Kerja, Selvia Mendairty, menyampaikan bahwa kesiapan sarana turut menjadi faktor penting dalam pengembangan kebun.
“Selain merawat tanaman yang sudah ada, kami juga menyiapkan media tanam baru menggunakan polybag untuk menambah jumlah tanaman. Dengan perawatan dan sarana yang memadai, kami berharap tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang optimal,” ungkap Selvia.
Pengelolaan kebun produktif tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Lapas Perempuan Palembang terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan program kemandirian pangan melalui sektor pertanian.
Dengan perawatan yang konsisten, pemanfaatan lahan di lingkungan lapas tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kegiatan kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Kedepannya, pengembangan media tanam dan penambahan tanaman baru diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kebun sekaligus menghasilkan panen yang semakin optimal.






















