Keluhan Menahun Terjawab, Listrik Andal Mulai Hadir di Air Sugihan

INDODAILY.CO, OKI – Harapan masyarakat Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk menikmati pasokan listrik yang lebih stabil mulai terwujud.

Setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan tegangan rendah dan pemadaman yang kerap merusak peralatan elektronik warga, PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten OKI mulai melakukan berbagai langkah perbaikan.

Pada Sabtu (13/6/2026) lalu, PLN memasang trafo tapping khusus berkapasitas 100 kVA di Kecamatan Air Sugihan. Pemasangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan di kawasan perairan yang selama ini menghadapi keterbatasan pasokan akibat kondisi geografis dan panjangnya jaringan distribusi.

Perbaikan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat, tetapi juga mendukung program pelayanan dasar, termasuk penyediaan air bersih yang tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten OKI.

Ketua Forum Kepala Desa Air Sugihan, M. Fadly mengatakan, masyarakat selama ini harus hidup dengan kondisi listrik yang sering padam dan bertengangan rendah. Persoalan yang berlangsung bertahun-tahun tersebut telah menyebabkan banyak peralatan elektronik warga mengalami kerusakan.

“Masalah ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Tegangan listrik rendah dan sering padam sangat merugikan masyarakat karena banyak perangkat elektronik yang rusak,” ujar Fadly, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, pasokan listrik yang andal juga menjadi kebutuhan mendesak seiring rencana pemerintah membangun instalasi air bersih di Air Sugihan. Ketersediaan listrik yang stabil diperlukan untuk mengoperasikan pompa dan booster agar distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang, Arif Azanny menjelaskan, tantangan utama kelistrikan di Air Sugihan dipengaruhi kondisi geografis serta panjang jaringan distribusi dari Gardu Induk Mariana menuju Air Sugihan yang mencapai sekitar 300 kilometer.

Akibat jarak yang sangat panjang tersebut, tegangan listrik yang semula berada pada standar 20 kilovolt (kV) mengalami penurunan hingga sekitar 9–10 kV saat tiba di Air Sugihan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN menyiapkan tujuh langkah perbaikan. Pertama, melakukan perbaikan titik sambung jaringan tegangan menengah sehingga tegangan meningkat menjadi sekitar 11,06 kV. Kedua, memasang 22 unit trafo tapping khusus guna meningkatkan tegangan sekunder hingga mencapai 205 volt. Pemasangan tahap awal telah dimulai di Desa Kerta Mukti, Negeri Sakti, Mukti Jaya, dan Suka Mulya.

Langkah berikutnya meliputi uprating jaringan tegangan menengah dari Muara Padang hingga Simpang Heran Air Sugihan, pemecahan beban jaringan untuk meningkatkan keandalan distribusi listrik, serta penambahan penyulang jaringan tegangan menengah murni sepanjang 21,7 kilometer sirkuit.

Selain itu, PLN juga menjajaki pembelian excess power dari PT OKI Pulp sebagai sumber tambahan pasokan listrik. Sebagai solusi jangka panjang, PLN mengusulkan pembangunan Gardu Induk Air Sugihan guna meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Perbaikan dilakukan secara bertahap agar masyarakat Air Sugihan memperoleh pasokan listrik yang semakin andal sehingga dapat mendukung aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” kata Arif.

Bupati OKI H. Muchendi menegaskan, bahwa keterbatasan geografis tidak boleh menjadi penghalang dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pelosok dan perairan.

“Kalau kita punya komitmen, akan ada jalannya untuk menghadirkan listrik yang lebih baik bagi masyarakat yang berada di pelosok. Listrik yang andal bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Muchendi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Air Sugihan. Dengan pasokan listrik yang lebih stabil, berbagai program pembangunan, termasuk penyediaan air bersih, diharapkan dapat berjalan optimal sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Bagi ribuan warga Air Sugihan, perbaikan sistem kelistrikan ini menjadi harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan pasokan listrik. Kehadiran listrik yang lebih andal diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap pelayanan dasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perairan Kabupaten OKI.

Pos terkait