Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang Ikuti Parade Perempuan Berkebaya pada Car Free Day

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang turut ambil bagian dalam Parade Perempuan Berkebaya yang digelar bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera, Minggu (19/7).

INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO PAS, —-  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang turut ambil bagian dalam Parade Perempuan Berkebaya yang digelar bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera, Minggu (19/7).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional sekaligus mengajak masyarakat untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, bersama jajaran pegawai perempuan tampil anggun mengenakan kebaya yang dipadukan dengan kain songket khas Palembang.

Kehadiran jajaran Lapas menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarinstansi.

Parade yang diikuti ribuan perempuan dari berbagai instansi pemerintah, organisasi wanita, komunitas, dan masyarakat umum berlangsung meriah. Para peserta berjalan menyusuri kawasan Jembatan Ampera hingga Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi Car Free Day.

Bacaan Lainnya

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam melestarikan budaya bangsa, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Indonesia.

“Kebaya bukan hanya busana tradisional, tetapi juga simbol jati diri, keanggunan, dan kekuatan perempuan Indonesia. Melalui kegiatan ini kami ingin ikut berpartisipasi dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga mempererat sinergi antarinstansi serta memperkuat kebersamaan dalam membangun semangat nasionalisme melalui kecintaan terhadap budaya lokal dan nasional.

Parade Perempuan Berkebaya tahun ini digelar bersamaan dengan Car Free Day Kota Palembang dan diikuti sekitar seribu peserta, dengan tujuan mengangkat nilai budaya sekaligus memperkenalkan keindahan kebaya dan kain songket sebagai identitas bangsa.

Pos terkait