INDODAILY.CO, LUBUK LINGGAU, —- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kota Lubuk Linggau.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata rasa empati dan solidaritas keluarga besar DWP Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Bantuan sosial diserahkan langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Ny. Hesti Herdianto, didampingi jajaran pengurus DWP kepada keluarga korban kebakaran.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan berbagai kebutuhan lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban serta meringankan beban pascakebakaran.
Di sela kegiatan, Ny. Hesti Herdianto menyampaikan rasa duka dan prihatin atas musibah yang dialami para korban. Menurutnya, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan DWP untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Musibah ini menjadi duka bagi kita semua. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami juga berharap para korban diberikan kekuatan, kesabaran, serta kemudahan untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka,” ujar Ny. Hesti Herdianto.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berkomitmen menumbuhkan semangat kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan rasa kebersamaan dengan masyarakat. DWP juga berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para korban sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit kembali setelah musibah yang menimpa mereka.






















