Rutan Baturaja Bersama Kemenag OKU Tingkatkan Pembinaan Rohani Melalui Tahsinul Qur’an

Dinding beton dan kawat berduri Rutan Kelas IIB Baturaja tak lagi menjadi penghalang bagi para Warga Binaan untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

INDODAILY.CO, BATURAJA — Dinding beton dan kawat berduri Rutan Kelas IIB Baturaja tak lagi menjadi penghalang bagi para Warga Binaan untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Melalui kerja sama strategis dengan Kemenag OKU, Rutan Baturaja resmi meluncurkan program intensif Tahsinul Qur’an sebagai pilar utama pembinaan kepribadian. pada Kamis (12/03/2026).

Program ini bukan sekadar rutinitas mengaji biasa. Dengan pendampingan langsung dari penyuluh agama profesional Kemenag OKU, para warga binaan diajak untuk memperbaiki tata cara membaca Al-Qur’an (makharijul huruf) dan memahami hukum tajwid secara mendalam.

Program ini mencakup beberapa tahap krusial mulai dari identifikasi tingkat buta aksara Al-Qur’an di kalangan warga binan, pengenalan huruf hijaiyah bagi pemula hingga pendalaman tajwid bagi yang sudah lancar. Dilakukan juga evaluasi berkala untuk memantau progres perkembangan bacaan setiap individu.

Pihak Kemenag OKU menyatakan komitmennya untuk mengirimkan penyuluh-penyuluh terbaik secara terjadwal. Menurut perwakilan Kemenag, antusiasme warga binaan sangat tinggi, menandakan adanya kerinduan yang besar akan ketenangan batin selama menjalani masa pidana.

Bacaan Lainnya

Melalui metode Tahsinul Qur’an, suasana Rutan Baturaja kini terasa lebih sejuk. Alunan ayat suci yang bergema setiap pagi di Masjid Baitul Ghafur Rutan menjadi bukti nyata bahwa proses rehabilitasi bisa berjalan harmonis dengan pendekatan religi.

Sinergi ini bukan sekadar mengejar target administratif. Harapannya, saat mereka bebas nanti mereka tidak hanya membawa surat lepas, tetapi juga membawa identitas baru sebagai pribadi yang religius dan mampu menjadi imam bagi keluarganya di rumah.

Pos terkait