SEMARANG – Masyarakat di Jawa Tengah tetap dapat mengurus keperluan pertanahan tanpa harus menunggu libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah berakhir. Seluruh Kantor Pertanahan di Jawa Tengah membuka layanan terbatas guna memastikan akses layanan tetap tersedia di tengah libur nasional dan cuti bersama yang cukup panjang.
“Sebanyak 35 Kantor Pertanahan di Jawa Tengah tetap buka untuk melayani masyarakat selama masa libur Lebaran. Terlebih, hampir seluruh wilayah Jawa Tengah merupakan daerah tujuan mudik. Ini menjadi momen yang tepat bagi para perantau yang ingin mengurus keperluan pertanahan, sehingga dapat langsung datang ke Kantor Pertanahan,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jawa Tengah, Muchamad Mastur, dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Layanan yang tersedia selama masa liburan meliputi informasi dan konsultasi pertanahan, penerimaan berkas tanpa kuasa, pengambilan produk, serta pemutakhiran data. Muchamad Mastur menegaskan bahwa meskipun layanan yang diberikan bersifat terbatas, pelaksanaan pelayanan tetap mengedepankan tertib administrasi dan standar pelayanan yang berlaku. Masyarakat akan dilayani oleh petugas Kantor Pertanahan yang telah dijadwalkan secara bergilir.
Penyediaan layanan pertanahan selama periode ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini merupakan bentuk komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meskipun berada dalam masa libur nasional dan cuti bersama,” tambah Muchamad Mastur.
Layanan pertanahan terbatas di Jawa Tengah akan dibuka pada 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan mekanisme pelayanan selama masa libur dapat diakses melalui kanal media sosial Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah maupun Kantor Pertanahan setempat. (*)






















