INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembinaan dan kesadaran warga binaan melalui kegiatan penyuluhan bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, TNI-Polri, Jumat (08/05).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang ini dilaksanakan usai apel ikrar pemasyarakatan bersih dari peredaran handphone ilegal, narkoba dan penipuan.
Diikuti oleh seluruh warga binaan kasus narkotika, jajaran pegawai, unsur APH TNI-Polri, BNNP Sumsel, serta insan media.
Penyuluhan menghadirkan Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, Kepala KPLP Titik Daryani, serta Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sumsel, Yeni Yulita, SKM. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, dampak kesehatan, dampak sosial, hingga konsekuensi hukum akibat penyalahgunaan narkoba.
Agar suasana lebih interaktif dan membangun antusias peserta, kegiatan juga diisi dengan ice breaking, game edukatif, sesi tanya jawab, serta pembagian hadiah bagi warga binaan yang aktif berpartisipasi.
Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, mengatakan bahwa penyuluhan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan agar memiliki kesadaran untuk menjauhi narkoba dan memperbaiki diri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas kepada warga binaan tentang bahaya narkotika. Kami berharap seluruh warga binaan dapat menjadikan momentum ini sebagai langkah untuk berubah, memperbaiki diri, dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujar Desi.
Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sumsel, Yeni Yulita, SKM, menyampaikan bahwa edukasi secara berkelanjutan sangat penting untuk menekan penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.
> “Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus dibarengi edukasi dan penguatan kesadaran. Kami berharap warga binaan semakin memahami dampak buruk narkoba dan memiliki tekad kuat untuk menjauhinya,” ungkap Yeni.
Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan mengaku senang dan termotivasi setelah mengikuti penyuluhan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena menambah pengetahuan tentang bahaya narkoba. Penyampaian materinya juga seru dan mudah dipahami, jadi membuat kami lebih semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang berharap pembinaan dan edukasi terkait bahaya narkotika dapat terus berjalan optimal guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.






















