INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO_PAS, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi pelayanan tahanan yang diselenggarakan Direktorat Pelayanan Tahanan dan Anak melalui Zoom Meeting, Selasa (12/5).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Peningkatan Pelayanan Tahanan di Rutan dan Lapas” dan diikuti langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, bersama jajaran Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) di aula atas Lapas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sekaligus arahan dari Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak terkait pentingnya optimalisasi pelayanan tahanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.
Selanjutnya, Kasubdit Administrasi Pelayanan Tahanan dan Anak memaparkan tata cara pengisian dan pelaporan pada bidang registrasi tahanan, penilaian dan klasifikasi tahanan, serta registrasi dan klasifikasi anak.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Kasubdit Layanan Kepribadian dan Kemandirian Tahanan dan Anak yang menjelaskan mekanisme pelaporan layanan kepribadian dan kemandirian bagi tahanan maupun anak binaan.
Sementara itu, Kasubdit Layanan Perlindungan Hukum memaparkan tata cara pengisian dan pelaporan terkait fasilitasi bantuan hukum, pencegahan overstaying, upaya rehabilitasi, hingga pemantauan penahanan di luar rutan.
Pada sesi berikutnya, Pokja Layanan Pendidikan Anak turut memberikan pemaparan mengenai layanan pendidikan formal, nonformal, dan informal bagi anak binaan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta zoom meeting dan narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, semakin memahami tata kelola pelaporan dan pelayanan tahanan sehingga dapat meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan secara maksimal.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami mendapatkan penguatan serta pemahaman yang lebih komprehensif terkait tata cara pelaporan dan pelayanan tahanan maupun anak binaan. Ini menjadi komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis, profesional, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Desi.
Kasi Binadik Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Lily Puspa Sari, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu jajaran teknis dalam menyamakan persepsi terkait administrasi dan pelayanan terhadap warga binaan.
“Kegiatan ini memberikan pemahaman teknis yang sangat jelas bagi petugas, khususnya terkait pengisian data, pelaporan, serta pelaksanaan layanan pembinaan bagi tahanan dan anak. Dengan adanya evaluasi ini, kami dapat memastikan pelayanan berjalan lebih tertib, terukur, dan optimal,” ungkap Lily Puspa Sari.





















