INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban tenggelam di Sungai Musi, tepatnya di sekitar Dermaga 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026) pagi.
Korban yang ditemukan diketahui bernama Nizam Alfarizi, berusia 8 tahun. Korban ditemukan sekitar pukul 06.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi awal kejadian, dengan radius sekitar 10 meter.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, S.E., mengatakan penemuan korban merupakan hasil dari upaya pencarian yang dilakukan sejak Minggu sore bersama seluruh unsur SAR Gabungan.
“Pagi ini sekitar pukul 06.20 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Nizam dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian dan selanjutnya langsung kami evakuasi ke rumah duka,” ujar Raymond.
Dengan ditemukannya Nizam, operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk mencari satu korban lainnya, Alvito Haris Oktarian (10), yang hingga saat ini masih belum ditemukan.
“Pencarian akan kembali kami lanjutkan. Saat ini masih tersisa satu korban yang belum ditemukan. Kami akan mengoptimalkan seluruh unsur dan peralatan yang ada untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” tegas Raymond.
Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta area yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Musi.
Raymond kembali mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka mandi atau berenang di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.
“Perairan memiliki potensi bahaya yang tidak dapat diprediksi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas mandi atau berenang di sungai, terutama bagi anak-anak,” pungkasnya.






















