INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO_PAS, —- Jajaran pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 secara virtual.
Bertempat di Aula Lapas, kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang bersama seluruh Pejabat Struktural guna menyimak evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan target kinerja di awal tahun ini, Selasa (05/05).
Kegiatan diawali dengan arahan strategis dari kementerian terkait yang menekankan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Agenda kemudian dilanjutkan dengan paparan komprehensif dari Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktorat Jenderal Imigrasi, hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa hasil evaluasi yang disimak bersama di aula ini akan menjadi pedoman utama dalam mengakselerasi program kerja pada triwulan berikutnya.
“Kami telah menyimak dengan saksama paparan dari para pimpinan pusat, mulai dari Sekjen hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Analisis dan evaluasi ini sangat penting agar kami di tingkat UPT dapat mengidentifikasi kendala sejak dini dan memastikan seluruh target kinerja Triwulan I yang telah dicapai dapat terus ditingkatkan kualitasnya pada sisa tahun anggaran 2026 ini,” ujar Desi.
Menambahkan hal tersebut, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Rosliani Pulungan, menekankan pentingnya penguatan administrasi dan fasilitatif dalam mendukung capaian kinerja teknis.
“Sesuai arahan dari Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal, kami di jajaran Tata Usaha akan fokus pada penguatan tertib administrasi dan akuntabilitas pelaporan. Evaluasi triwulan pertama ini menjadi momentum bagi kami untuk memastikan seluruh dukungan fasilitatif berjalan optimal demi menunjang keberhasilan program-program kerja di Lapas Perempuan Palembang,” ungkap Rosliani Pulungan.
Arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara khusus juga menekankan pada optimalisasi pelayanan publik, pemenuhan hak-hak warga binaan, serta penguatan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan Anev yang berlangsung di aula ini, Lapas Perempuan Palembang terus menunjukkan dedikasinya untuk menjadi instansi yang transparan, profesional, dan selalu berorientasi pada pencapaian target kinerja yang berdampak positif bagi masyarakat maupun warga binaan.






















