INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO_PAS, —- Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang mengikuti kegiatan sosialisasi mengenai “Transformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru” secara virtual.
Kegiatan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf bertempat di Aula Lapas, Rabu (06/05).
Seminar ini menjadi sangat krusial mengingat adanya perubahan fundamental dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Fokus utama transformasi ini adalah menggeser paradigma hukum dari sekadar pembalasan menuju keadilan restoratif, di mana peran Lapas menjadi ujung tombak dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyatakan bahwa pemahaman mendalam mengenai regulasi baru ini wajib dikuasai oleh seluruh jajaran petugas pemasyarakatan.
“Implementasi KUHP dan KUHAP baru menuntut kita untuk lebih adaptif dalam menjalankan fungsi pembinaan. Transformasi sistem ini bukan sekadar perubahan aturan, melainkan perubahan pola pikir dalam memperlakukan warga binaan sebagai bagian dari masyarakat yang sedang dipulihkan hubungannya. Kami berkomitmen untuk menyelaraskan seluruh program pembinaan di Lapas Perempuan Palembang dengan semangat hukum yang baru ini,” ujar Desi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Binadik, Lily Puspa Sari, menambahkan bahwa pembaruan hukum ini akan berdampak langsung pada mekanisme teknis bimbingan narapidana.
“Dengan adanya KUHP dan KUHAP yang baru, terdapat poin-poin strategis mengenai masa pidana dan syarat-syarat pembinaan yang harus kita pahami bersama. Hal ini sangat penting agar hak-hak warga binaan tetap terpenuhi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, sekaligus memastikan proses pembinaan kepribadian dan kemandirian tetap berjalan efektif,” ungkap Lily Puspa Sari.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kesiapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menghadapi transisi hukum nasional.
Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, Lapas Perempuan Palembang siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, modern, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.






















