DPRD Ogan Ilir Rapat Paripurna Pengantar Raperda Kabupaten

Istimewa

INDODAILY.CO, OGAN ILIR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar Rapat Paripurna Ke – IX, dengan agenda mendengarkan Pidato Nota Pengantar Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Kab. Ogan llir oleh Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, SH tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab. Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir Senin (06/06/2022).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir Suharto HS dan diikuti oleh segenap anggota dewan yang hadir. Turut hadir, Unsur Forkopimda, Sekda OI, H Muchsin Abdullah, Para Kepala Badan, Kepala OPD, Para Camat serta pejabat Pemkab. OI lainnya.

Bupati OI dalam pidatonya, dibacakan oleh Wakil Bupati OI, Ardani, SH, MH menyampaikan secara garis besar Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) APBD Tahun 2021, naik sebesar 24,03 % dengan nilai Rp 108,964 Milyar, dibanding realisasi PAD APBD TA 2020 sebesar Rp 87,850 Milyar. Dan angka Rp 108,964 Milyar tersebut merupakan 70,22% dari Rencana PAD APBD 2021 sebesar Rp 156,178 Milyar.

Sedangkan Realisasi Penerimaan Dana Perimbangan (transfer) sebesar Rp 1,384 Triliun, naik sebanyak 3,46% dibanding TA 2020 diangka Rp 1,337 Triliun. Dan dengan jumlah Rp 1,384 Triliun tersebut adalah 102,6% dari RPDP TA 2021 yaitu sebesar Rp 1.349 Triliun.

Namun berbeda untuk Realisasi Lain Lain Pendapatan Yang Sah APBD OI 2021 yang mengalami penurunan sebesar 35,52% dari angka Rp 83,946 Milyar untuk APBD TA 2020 menjadi Rp 54,128 Milyar, yang merupakan 83,94% dari total Realisasi Lain Lain PAD yang Sah 2021 sebesar Rp 64,485 Milyar.

Bacaan Lainnya

Dikesempatan sama juga disampaikan rincian Pengelolaan Belanja Daerah, Belanja Modal, Belanja lain lain serta Pembiayaan. Dengan kesimpulan, untuk APBD OI Tahun 2021 terdapat sisa lebih pembayaran sebesar Rp138.088 Milyar.

Sementara untuk Neraca Keuangan Kabupaten OI, per Tanggal 31 Desember 2021. Untuk Aset, dengan nilai Rp 2,661 Triliun, naik sebesar 7,62% dari Tahun 2020 sebesar Rp 2,473 Triliun. Sedangkan untuk Kewajiban (liabilitas), Tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 51,29 % dari angka Rp 29,959 Milyar untuk 2020 menjadi Rp 14,592 Milyar, Tahun 2021. Sementara untuk Ekuitas (selisih Aset dengan Kewajiban) naik 8,34% dari Tahun 2020 sebesar Rp 2,443 Triliun menjadì Rp 2,647 Triliun TA 2021.

Dalam pidatonya Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap Pimpinan dan Anggota DPRD OI, yang telah menjalankan fungsi legislasi dan pengawasannya secara optimal terhadap proses penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah Kabupaten OI selama TA 202I.

Bupati Panca juga mengucapkan terima kasih kepada Unsur Forum Pimpinan Daerah, segenap Ulama, Tokoh Masyarakat serta seluruh komponen yang telah memberikan dukungan dan kerjasamana terhadap proses penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga penyusunan Laporan Keuangan TA 2021, dapat diselesaikan dengan baik.

Berkenaan hal tersebut menurutnya Kabupaten Ogan Ilir, kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke – Enam kalinya secara berturut turut pada bidang pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), katanya.

Panca juga mengatakan, penghargaan tersebut berdasarkan pemeriksaan laporan keuangan yang memenuhi standart Akuntansi pemerintah dalam penyajiannya.

Dan hal itu, memperkecil kemungkinan salah saji secara material yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan pihak intrens (dalam) maupun ekstern (luar). Dan dengan penghargaan itu juga membuka kesempatan bagi Pemkab OI untuk memperoleh Dana Insentif Daerah dari pemerintah pusat, tandasnya. Secara umum, rapat paripurna ini berlangsung tertib dan lancar yang ditutup dengan foto bersama.

Pos terkait