INDODAILY.CO, PALEMBANG —- Dominasi tim voli Lapas Perempuan (LPP) Kelas IIA Palembang di atas lapangan masih belum terpatahkan.
Dalam laga final yang berlangsung dengan tensi tinggi, tim Lapas Perempuan Palembang sukses mempertahankan takhta juara setelah menumbangkan perlawanan sengit dari Rutan Kelas I Palembang dalam rangkaian Pekan Olahraga Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Sabtu (11/04).
Kemenangan ini mengukuhkan status tim voli Lapas Perempuan Palembang sebagai “Juara Bertahan Tak Terkalahkan”. Sejak set pertama dimulai, kombinasi serangan tajam dan pertahanan rapat yang diperagakan para srikandi Lapas Perempuan Palembang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Mental juara skuad ini terbukti berbicara di poin-poin krusial hingga berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 25-15.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, yang hadir langsung memberikan dukungan penuh di pinggir lapangan, tampak sangat puas dengan konsistensi prestasi timnya.
“Lapas Perempuan Palembang menang lagi! Status juara bertahan itu memang berat, tapi hari ini seluruh tim membuktikan kalau takhta ini memang masih milik kita. Mereka bermain dengan hati, kompak, dan tidak kasih kendor sedikit pun. Rutan Palembang lawan yang tangguh, tapi mental srikandi Lapas Perempuan Palembang jauh lebih kuat!” seru Desi penuh bangga.
Pertandingan final melawan Rutan Kelas I Palembang ini menjadi partai paling bergengsi dalam turnamen kali ini. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik), Lily Puspa Sari, menilai kemenangan ini adalah hasil dari latihan keras dan chemistry tim yang sudah sangat solid.
“Kami sudah memprediksi final ini akan berat, tapi semangat sportivitas dan kekompakan tim voli kami luar biasa. Kemenangan dengan skor 25-15 ini adalah kado spesial bagi seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Palembang di momen HBP ke-62. Juara bertahan tetap di tangan kita!” tambah Lily.
Senada dengan hal tersebut, Septi Marni, salah satu pemain andalan yang tampil gemilang sepanjang pertandingan, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan hari ini adalah kepercayaan antar pemain.
“Rasanya luar biasa bisa mempertahankan gelar juara ini. Kami sempat tertekan di set kedua, tapi kami saling menguatkan di lapangan. Kami tidak mau piala ini pindah tangan, jadi setiap bola kami kejar habis-habisan. Kemenangan ini untuk seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Palembang yang sudah mendukung kami tanpa henti,” ujar Septi dengan wajah sumringah usai laga.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pemain voli putri Lapas Perempuan Palembang yang diturunkan dalam laga final, yaitu Zulfika, Lisa, Arindah, Septi, Meylani, Amallinda, Era, Nia, dan Iffah.
Dengan hasil ini, piala tetap menetap di lemari prestasi Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang. Sorak-sorai pendukung yang memadati area lapangan menjadi saksi betapa tangguhnya performa voli Lapas Perempuan Palembang tahun ini. Kemenangan ini diharapkan terus memicu semangat berprestasi dan menjaga solidaritas di bawah naungan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan.






















