INDODAILY.CO, PALEMBANG — Langkah Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menuju puncak prestasi dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 semakin nyata.
Setelah berhasil menembus jajaran 6 besar, kini Lapas Perempuan Palembang menjalani tahapan krusial berupa verifikasi lapangan secara virtual untuk memperebutkan posisi 3 besar UPT Pemasyarakatan Terbaik, Kamis (16/04).
Dalam sesi tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, memaparkan secara komprehensif video profil serta capaian kinerja instansi di hadapan tim penilai pusat.
Paparan tersebut mencakup keberhasilan pengembangan UMKM warga binaan, penguatan ketahanan pangan, hingga deretan inovasi unggulan serta berbagai penghargaan yang telah diraih.
Salah satu poin yang mencuri perhatian adalah luasnya jejaring kolaborasi yang dibangun, di mana Lapas Perempuan Palembang telah bersinergi dengan 58 stakeholder.
“Sinergi dengan 58 stakeholder inilah yang menjadi mesin penggerak utama dalam mengoptimalkan pembinaan kemandirian. Berbagai penghargaan yang kami raih merupakan buah dari kerja keras tim dan kepercayaan para mitra kepada kualitas pembinaan di sini,” tegas Desi.
Suasana verifikasi berlangsung dinamis saat tim penilai melakukan tanya jawab mendalam dengan Kalapas. Tim juga melakukan verifikasi langsung dengan berdialog bersama warga binaan yang sedang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian.
Para warga binaan menceritakan bagaimana program pembinaan tersebut memberikan keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya.
Salah satu anggota tim verifikator menyampaikan apresiasi atas konsistensi antara paparan dan kondisi di lapangan.
“Dari hasil verifikasi yang kami lakukan, terlihat adanya keselarasan antara data yang disampaikan dengan implementasi di lapangan. Program pembinaan yang dijalankan sudah menunjukkan arah yang jelas dan berdampak,” ujar tim verifikator.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi dan kolaborasi yang dibangun menjadi nilai lebih dalam penilaian.
“Penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak serta inovasi yang berkelanjutan menjadi poin penting. Namun demikian, masih ada beberapa hal yang perlu terus ditingkatkan, khususnya dalam penguatan kualitas layanan publik agar semakin optimal,” tambahnya.
Meski memberikan apresiasi tinggi, tim verifikator tetap memberikan sejumlah catatan membangun sebagai bahan evaluasi ke depan.
Dengan selesainya tahap verifikasi ini, Lapas Perempuan Palembang optimis dapat meraih posisi 3 besar UPT terbaik tingkat nasional dalam momentum HBP ke-62 tahun ini.






















