Tumpeng Jumbo 1 Meter Karya Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang Curi Perhatian di HBP ke-62

Kreativitas warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kembali mencuri perhatian dalam peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO_PAS, —-  Kreativitas warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kembali mencuri perhatian dalam peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

Melalui program pembinaan kemandirian di bidang tata boga, warga binaan sukses menghadirkan tumpeng jumbo berukuran 1 meter yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara tasyakuran yang digelar di Lapas Kelas I Palembang, Senin (28/4).

Tumpeng istimewa tersebut merupakan hasil karya warga binaan yang dilatih secara intensif dalam keterampilan memasak dan penyajian makanan.

Dengan mengusung tema HBP ke-62, tumpeng dihias secara artistik dan rapi, menampilkan perpaduan warna serta aneka lauk seperti ayam goreng, sambal hati kentang, urap, dan pelengkap lainnya yang menggugah selera.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Palembang, Sariany Nababan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan.

Bacaan Lainnya

“Melalui pelatihan tata boga seperti ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti, baik untuk membuka usaha maupun meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Sariany.

Sementara itu, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal (Watpampatnal) Ditjenpas Sumatera Selatan, Effendi, turut mengapresiasi hasil karya warga binaan tersebut. Ia menilai bahwa pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Perempuan Palembang telah berjalan optimal dan mampu menghasilkan produk yang berkualitas.

“Ini merupakan bukti bahwa program pembinaan di Lapas tidak hanya bersifat pembinaan mental, tetapi juga memberikan keterampilan produktif. Karya seperti ini harus terus didorong agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal yang positif,” ungkap Effendi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Palembang berharap dapat terus mengembangkan potensi warga binaan serta menghadirkan produk-produk kreatif yang bernilai ekonomi dan membanggakan.

Pos terkait