Biro Humas ATR/BPN Berikan Pembekalan Komunikasi Publik Bagi Peserta KKN Taruna STPN

YOGYAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong pemutakhiran data digital sertipikat tanah lama. Program ini didukung oleh Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) melalui Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP).

Sehubungan dengan hal tersebut, Rabu (4/2/2026), Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga (Kabag PMHAL) Biro Humas dan Protokol ATR/BPN, Bagas Agung Wibowo, memberikan pembekalan penguatan komunikasi publik kepada peserta KKNP-PTLP di Pendopo STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Banyak program pemerintah gagal bukan karena kebijakan yang buruk, tetapi karena cara penyampaian yang tidak menyentuh realitas masyarakat. Tugas mahasiswa KKN tidak hanya menjelaskan prosedur, tetapi juga memastikan pesan tersebut relevan bagi warga,” ujar Bagas.

Program pemutakhiran data digital sertipikat tanah lama ini diikuti oleh 619 Taruna/i STPN yang tergabung dalam 80 kelompok dan disebar di Provinsi DIY, Jawa Tengah, Aceh, dan Sumatera Utara. Khusus di Aceh dan Sumatera Utara, kegiatan difokuskan pada restorasi data pertanahan terdampak bencana hidrometeorologi.

KKNP-PTLP akan berlangsung selama 85 hari, mulai 9 Februari 2026. Dalam pembekalan tersebut, Bagas menekankan bahwa pemutakhiran data digital bertujuan melindungi hak atas tanah masyarakat di era digital tanpa membatalkan sertipikat lama yang telah terbit dan sah secara hukum.

“Sertipikat lama diterbitkan sesuai ketentuan pada masanya, yang masih berbasis dokumen fisik. Karena itu, perlu dilakukan pemutakhiran dan integrasi ke sistem digital agar sesuai dengan kondisi terkini,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara peserta KKN, pemerintah daerah, dan perangkat desa dalam menyukseskan program tersebut.

“Perangkat desa akan mendampingi adik-adik peserta KKN. Bersama-sama, kita mengamankan hak atas tanah untuk hari ini dan masa depan,” pungkasnya.

Selain itu, peserta juga mendapat materi teknis diseminasi komunikasi publik dan panduan media sosial untuk kegiatan KKN Tematik. Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah pegawai Biro Humas dan Protokol, Nanda Iffa Chaerunnisa.

Ke depan, peserta KKN akan menyajikan hasil kegiatan lapangan dalam bentuk konten media sosial. Diharapkan, pesan serta kinerja KKNP-PTLP dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat. (*)

Pos terkait